Wednesday, 26 October 2011

Naskah Drama 2011 "Jangan Pergi Bang"


JANGAN PERGI BANG…
(Karya : Ali Mustofa)
Sebuah keluarga kecil yang telah lama kehilangan kasih sayang seorang ibu yang telah lama meninggalkan ketiga anaknya untuk selama-lamanya. Keluarga kecil  yang terdiri dari seorang abang dan kedua adik perempuannya yang sangat manja. Penderitaan ketiga saudara itu semakin lengkap saat ayah yang seharusnya menjadi tumpuan kasih sayang justru meninggalkan mereka dengan menikah lagi. Sehingga, beban keluarga itu dipikul oleh seorang abang yang sebenarnya dia sendiri maasih sangat terpukul oleh keputusan ayahnya untuk menikah lagi. Berbagai cara untuk menghilangkan stress pun dia lakukan, himgga akhirnya mengantarkan dia dalam keputus asaan. Namun disisi lain, dia adalah abang yang sangat bertanggung jawab terhadap adik-adiknya. Pekerjaan yang kasar sekalipun dia jalani untuk mencukupi semua kebutuhan hidup adik-adiknya.

Pada suatu ketika,  tampak si abang sedang duduk sendirian di samping meja makan, dia minum secangkir kopi. Sesaat kemudian dia ingin mengkonsumsi sesuatu. Sebuah kantong plastik berisi beberapa butir pil dia ambil dari kantong bajunya. Saat dia mau mengambilnya dengan menyobek uujung kantong plastik, dia terlalu keras menyobeknya, hingga, jatuh berhamburan semua isi kantong. Kemudian dengan tergesa-gesa dia memunguti satu persatu. Kemudian dia memasukkan semua pil kedalam kantong bajunya. Kemudian dia menyisakan satu butir untuk langsung diminumnya. Tiba-tiba adiknya keluar. Si abang segera pergi tanpa pamit terlebih dahulu. Adiknya mencoba mengejar namun si abang terlanjur pergi. Adiknya kemudian memungut sebutir pil yang masih tercecer di lantai. Dengan perasaan tak menentu adiknya hanya bisa memandang jauh ke arah abangnya pergi.
LAMPU PADAM.

ABANG PULANG KERJA
1.  Abang      : “Nin, kopinya mana?”
2.  Nindi        : (Suara dari dalam) “Iya Bang’
3.  Abang      : “Cepaat!!!’
4.  Nindi        : “Sabar sedikit kenapa…”
5.  Abang      : “Cepaaat!!!”
6.  Nindi        ; “Iya iya…” (Muncul dengan membawa secangkir kopi) “Gitu saja pakai bentak-bentak, kalau mau cepat ya ambil sendiri saja Bang”
7.  Abang      : “Mau nglawan kamu ya!?? Kamu seneng kalau abangmu ini mati kehausan!? Iya!??”
8.  Nindi        : “Eh Bang, bikin secangkir kopi itu tidak mudah. Harus merebus airnya dului lah, ambil cangkirnya lah, menuangkan airnya lah, menuangkan kopinya lah, gulanya lah, belum lagi..”
9.  Abang      : “Belum lagi apa? Apa!??”
10.   Nindi     : “Jalan dulu dari dapur. Jalan dengan hati-hati supaya kopinya tidak tumpah. Bang, segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang serba instant. Semua butuh proses. Tidak bisa ada dengan begitu saja.”
11.   Abang   : “banyak ngomong kamu!!!” (Sambil menyiramkan kopi ke muka Nindi) “Kamu anak kecil tahu apa? Kamau belum merasakan pahitnya kehidupan. Kerasnya kehidupan di luar sana. Bekerja keras. Banting tulang. Peras keringat. Bikin kopi saja tidak becus sudah berani menceramahiku”
12.   Nindi     : (Menangis terisak-isak)“Bang, bukan hanya di luar sana. Di dalam keluarga ini pun kehidupan yang keras itu sudah aku rasakan. Sejak kecil aku sudah tidak merasakan hangatnya pelukan seorang ibu. Sejak kecil aku sudah tidak merasakan kasih sayang dari seorang ayah”
13.   Abang   : “Diam cerewet! Jangan kau singgung tentang dia. Jangan kau ungkit lagi tentang dia!”
14.   Nindi     : “Sekarang yang aku punya adalah seorang Abang dan seorang kakak, yang kuharapkan bisa menjadi pengganti seorang ayah dan ibu bagiku. Yang seharusnya menjadi tempatku berlindung, tempatku bermanja, dan tempatku berbagi.”
15.   Abang   : “Eh!! Keluarga ini bukanlah seperti keluarga yang lain. Disini kita harus bisa berdiri sendiri. Manja? Manja yang kamu minta? Bukan hanya kamu yang merindukan di manja, Abangmu ini juga. Tapi, apa cukup hidup kita ini kalau hanya untuk bermanja-manja”
16.   Nindi     : “Setidaknya, Abang bisa untuk tempatku berlindung, dan Abang juga sebagai tempatku untuk berbagi. Hanya itu bang, hanya itu yang sangat aku harapkan dari Abang. Tidak lebih”
17.   Abang   : “Berlindung? Eh, sejak kecil, kamu sudah Abang ajari bagaimana cara melindungi diri kita sendiri. Sejak kecil, Abang sudah katakana kepadamu. Hidup ini tidak boleh selalu bergantung dengan orang lain. Hidup kita adalah milik kita. Bukan milik orang lain. Berbagi? Sejak kecil kita sudah berbagi. Berbagi kesedihan. Berbagi derita, dan berbagi  air mata. Apakah itu semua belum cukup?”
18.   Nindi     : “Bang, aku yakin kalau keluarga kita yang selalu berderai air mata ini bisa merasakan kebahagiaan, seperti keluarga-keluarga yang lain. Aku punya Abang yang sejak kecil selalu bekerja keras untuk menghidupi adik-adiknya. Seorang Abang yang tak pantang menyerah oleh kerasnya kehidupan. Seseorang ibarat sebuah kapal dalam deburan ombak di tengah lautan luas, dan tetap tegar melaju di tengah badai yang menghempas”
19.   Abang   : “Sayangnya, Abangmu ini bukanlah Abang dalam pikiranmu itu. Abangmu ini tak lebih dari sebuah batu terjal di tengah gurun yang luas. Ahh!!! Persetan dengan semua itu!!”
Naskah ini baru kami posting 10%, untuk lebihlengkapnya bisa anda download disini.

Naskah Drama 2011 "Jangan Pergi Bang"


JANGAN PERGI BANG…
(Karya : Ali Mustofa)
Sebuah keluarga kecil yang telah lama kehilangan kasih sayang seorang ibu yang telah lama meninggalkan ketiga anaknya untuk selama-lamanya. Keluarga kecil  yang terdiri dari seorang abang dan kedua adik perempuannya yang sangat manja. Penderitaan ketiga saudara itu semakin lengkap saat ayah yang seharusnya menjadi tumpuan kasih sayang justru meninggalkan mereka dengan menikah lagi. Sehingga, beban keluarga itu dipikul oleh seorang abang yang sebenarnya dia sendiri maasih sangat terpukul oleh keputusan ayahnya untuk menikah lagi. Berbagai cara untuk menghilangkan stress pun dia lakukan, himgga akhirnya mengantarkan dia dalam keputus asaan. Namun disisi lain, dia adalah abang yang sangat bertanggung jawab terhadap adik-adiknya. Pekerjaan yang kasar sekalipun dia jalani untuk mencukupi semua kebutuhan hidup adik-adiknya.

Pada suatu ketika,  tampak si abang sedang duduk sendirian di samping meja makan, dia minum secangkir kopi. Sesaat kemudian dia ingin mengkonsumsi sesuatu. Sebuah kantong plastik berisi beberapa butir pil dia ambil dari kantong bajunya. Saat dia mau mengambilnya dengan menyobek uujung kantong plastik, dia terlalu keras menyobeknya, hingga, jatuh berhamburan semua isi kantong. Kemudian dengan tergesa-gesa dia memunguti satu persatu. Kemudian dia memasukkan semua pil kedalam kantong bajunya. Kemudian dia menyisakan satu butir untuk langsung diminumnya. Tiba-tiba adiknya keluar. Si abang segera pergi tanpa pamit terlebih dahulu. Adiknya mencoba mengejar namun si abang terlanjur pergi. Adiknya kemudian memungut sebutir pil yang masih tercecer di lantai. Dengan perasaan tak menentu adiknya hanya bisa memandang jauh ke arah abangnya pergi.
LAMPU PADAM.

ABANG PULANG KERJA
1.  Abang      : “Nin, kopinya mana?”
2.  Nindi        : (Suara dari dalam) “Iya Bang’
3.  Abang      : “Cepaat!!!’
4.  Nindi        : “Sabar sedikit kenapa…”
5.  Abang      : “Cepaaat!!!”
6.  Nindi        ; “Iya iya…” (Muncul dengan membawa secangkir kopi) “Gitu saja pakai bentak-bentak, kalau mau cepat ya ambil sendiri saja Bang”
7.  Abang      : “Mau nglawan kamu ya!?? Kamu seneng kalau abangmu ini mati kehausan!? Iya!??”
8.  Nindi        : “Eh Bang, bikin secangkir kopi itu tidak mudah. Harus merebus airnya dului lah, ambil cangkirnya lah, menuangkan airnya lah, menuangkan kopinya lah, gulanya lah, belum lagi..”
9.  Abang      : “Belum lagi apa? Apa!??”
10.   Nindi     : “Jalan dulu dari dapur. Jalan dengan hati-hati supaya kopinya tidak tumpah. Bang, segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang serba instant. Semua butuh proses. Tidak bisa ada dengan begitu saja.”
11.   Abang   : “banyak ngomong kamu!!!” (Sambil menyiramkan kopi ke muka Nindi) “Kamu anak kecil tahu apa? Kamau belum merasakan pahitnya kehidupan. Kerasnya kehidupan di luar sana. Bekerja keras. Banting tulang. Peras keringat. Bikin kopi saja tidak becus sudah berani menceramahiku”
12.   Nindi     : (Menangis terisak-isak)“Bang, bukan hanya di luar sana. Di dalam keluarga ini pun kehidupan yang keras itu sudah aku rasakan. Sejak kecil aku sudah tidak merasakan hangatnya pelukan seorang ibu. Sejak kecil aku sudah tidak merasakan kasih sayang dari seorang ayah”
13.   Abang   : “Diam cerewet! Jangan kau singgung tentang dia. Jangan kau ungkit lagi tentang dia!”
14.   Nindi     : “Sekarang yang aku punya adalah seorang Abang dan seorang kakak, yang kuharapkan bisa menjadi pengganti seorang ayah dan ibu bagiku. Yang seharusnya menjadi tempatku berlindung, tempatku bermanja, dan tempatku berbagi.”
15.   Abang   : “Eh!! Keluarga ini bukanlah seperti keluarga yang lain. Disini kita harus bisa berdiri sendiri. Manja? Manja yang kamu minta? Bukan hanya kamu yang merindukan di manja, Abangmu ini juga. Tapi, apa cukup hidup kita ini kalau hanya untuk bermanja-manja”
16.   Nindi     : “Setidaknya, Abang bisa untuk tempatku berlindung, dan Abang juga sebagai tempatku untuk berbagi. Hanya itu bang, hanya itu yang sangat aku harapkan dari Abang. Tidak lebih”
17.   Abang   : “Berlindung? Eh, sejak kecil, kamu sudah Abang ajari bagaimana cara melindungi diri kita sendiri. Sejak kecil, Abang sudah katakana kepadamu. Hidup ini tidak boleh selalu bergantung dengan orang lain. Hidup kita adalah milik kita. Bukan milik orang lain. Berbagi? Sejak kecil kita sudah berbagi. Berbagi kesedihan. Berbagi derita, dan berbagi  air mata. Apakah itu semua belum cukup?”
18.   Nindi     : “Bang, aku yakin kalau keluarga kita yang selalu berderai air mata ini bisa merasakan kebahagiaan, seperti keluarga-keluarga yang lain. Aku punya Abang yang sejak kecil selalu bekerja keras untuk menghidupi adik-adiknya. Seorang Abang yang tak pantang menyerah oleh kerasnya kehidupan. Seseorang ibarat sebuah kapal dalam deburan ombak di tengah lautan luas, dan tetap tegar melaju di tengah badai yang menghempas”
19.   Abang   : “Sayangnya, Abangmu ini bukanlah Abang dalam pikiranmu itu. Abangmu ini tak lebih dari sebuah batu terjal di tengah gurun yang luas. Ahh!!! Persetan dengan semua itu!!”
20. next
Untuk lebih lengkapnya bisa di download disini.

Koleksi Naskah Teater karya Ali Mustofa terbaru 2011

Tuesday, 15 March 2011

Tragedi Truk parkir ke dalam counter

Bagi anda yang benar-benar belum bisa menyetir kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Sebaiknya anda jangan jaga gengsi, kalau tidak, nasib buruk akan menimpa anda.
Seperti yang telah terjadi di Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, KAbupaten PAcitan, JAwa Timur, kurang lebih Pukul 17.30 waktu setempat, seorang “sopir” dadakan melakukan manuver “salah Parkir”. Sebuah truk yang sedang parkir di depan sebuah kounter HP. Yang ditinggalkan secara sengaja karena sopir “asli” sedang mengisi perut setelah melakukan perjalanan jauh dari Ponorogo. Namun, seorang kawan dengan candanya langsung membuka pintu truk, dan menghidupkan mesin mobil truk tersebut.  Setelah mesin hidup dan dimasukkan gigi satu, truk pun lepas kendali, namanya juga “sopir dadakan”, tidak bisa mengendalikan laju kendaraan yang di luar kendali, maksud hati ingin menginjak tuas rem, namun apalah daya, tuas gas pun yang diinjak, akhirnya truk semakin melaju dan menabrak sebuah kounter yang kebetulan waktu itu tidak berpenghuni alias tutup. Nasib apes bagi sopir dadakan tersebut, namun masih ada “untung”nya, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi seorang anak kecil yang sedang bermain di sebuah kios warung soto di samping kounter pun terkena pecahan kayu sehingga harus segera di larikan ke Puskesmas terdekat yang berjarak 200 meter dari TKP. KAbar terakhir, anak kecil tersebut dilarikan ke rumah sakit di Ponorogo.
Nasib apes si “sopir dadakan” belum berhenti sampai sini. Motornya pun raib di bawa kabur yang sedang memanfaatkan situasi ramainya tKP yang di kunjungi oleh penduduk.
Marilah kita belajar dari tragedi ini, belajarlah sampai bisa. Jangan coba-coba atau kisah “sopir” dadakan ini akan terulang kembali.

Thursday, 10 February 2011

Video Kesurupan tumbal pesugihan di Pacitan Jawa Timur

Video ini merupakan rekaman via ponsel yang beredar dari ponsel ke ponsel. Menurut cerita, di salah satu tempat di Kabupaten Pacitan ini ada seseorang yang menganut ilmu hitam untuk memperkaya hartanya. Menurut sumber, untuk memenuhi syarat pemupukan harta itu harus menyerahkan tumbal. Ada salah seorang yang mau dijadikan tumbal, namun masih bisa "diselamatkan". dalam rukyah yang dilakukan oleh salah seorang kiyai, terungkaplah siapa dalag di balik semua kejadian yang sempat menggegerkan di salah satu desa di Kabupaten Pacitan.
Video tersebut berjudul: S****H Gondang. (S****H: adalah inisial seseorang yang kami sembunyikan identitasnya demi kenyamanan privasi). (Gondang: nama sebuah desa di Kecamatan Nawangan).
Berikut link video yang kami upload melalui account You Tube.

Monday, 31 January 2011

DOwnload film-film Indonesia

Film Indonesia memang semakin berkembang. Bebagai jenis film, dari yang komedi, horor, action dan sebagainya semakin marak menghiasi dunia perfilman Tanah air. namun, apakah perkembangannya yang semakin signifikan itu juga berbanding lurus dengan kualitas film yang ditayangkan.

Friday, 8 October 2010

Tokek racun vs Keong racun

Monday, 4 October 2010

si Kecil

Ziaus Arsyad Musthafa

Saturday, 28 August 2010

MUSIKALISASI PUISI

Teater Topeng RSMABI Muhammadiyah 1 Ponorogo pada hari jumat 27 agustus 2010 sekitar jam 15.30 sampai dengan 17.00 kemarin sukses menyelenggarakan acara Musikalisasi Puisi yang bertajuk TNT (Topeng neng Trotoar). Acara yang dilaksanakan di pinggir jalan, di depan pintu gerbang sekolahan ini sangat hidmat. Tak kurang dari 25 anggota Teater Topeng menunjukkan kebolehannya dalam bersajak. Acara yang digelar dalam rangka menyambut bulan Ramadhan ini. karya yang dibawakan antara lain milik Taufik Ismail dan WS Rendra, juga karya-karya dari para anggota sendiri, juga tak ketinggalan, 'Sajak Abu-Abu Putih" dan "Ramadhan di Kandang Macan" karya Ali MUStofa,S.Pd. Dalam acara ini juga ada salah satu siswa SD yang ikut berapresiasi, yakni Dea dari SDMT Ponorogo. Juga tak ketinggalan, atraksi PANTOMIM dan Breakdance yang diperagakan oleh anggota Teater Topeng.
Lanjutkan karyamu, jangan menyerah.

Saturday, 21 August 2010

Seni Memaksimalkan Daya Tarik

Memiliki kepribadian yang menarik pasti diidamkan setiap insan. Saya, Anda, maupun siapa saja. Kehadiran pribadi yang menarik selalu dinanti-nantikan banyak orang. Ketiadaannya dirindukan.
Pertanyaannya, kuAndatas istimewa APA yang ada pada manusia, yang bias membuat orang lain kagum dan terpesona? Dan... ANDA-kah orangnya?
Sebagian orang mungkin berpikir hanya orang-orang yang cantik, ganteng secara fisik, pintar, atau bahkan kaya yang memiliki daya tarik? Sebenarnya tidak demikian!
Setiap orang berpotensi untuk menjadi seorang insan yang memiliki daya tarik tinggi, menjadi sosok yang dielu dan diharapkan. Termasuk Anda sendiri! Pesona Anda bisa ditumbuhkan dan diciptakan dengan energi positif yang Anda miliki.
Bagaimana memunculkan aura positif Anda agar membuat ketertarikan bagi yang lainnya?
Berikut adalah 7 Seni Memaksimalkan Daya Tarik:
1. Terus berbuat baik tanpa pernah menghitungnya
2. Merendahlah Agar Anda Menjadi Tinggi
3. Jagalah Kemurnian
4. Jadilah Orang Yang Penuh Minat
5. Wajah Ceria
6. Antusias dan Hasrat
7. Tata Krama
So, do it!!!

Thursday, 19 August 2010

PUASA DATANG LAGI...

MET PUASA AJA YACH......

Thursday, 5 August 2010

Tartil SDMT Ponorogo

Kita pasti akan sangat bangga jika memiliki anak yang cerdas dan sholeh. Betapa senangnya hati ini saat mendengarkan anak kita melafalkan ayat suci Al Qur'an.
Jika anda ingin mendengarkan suara merdu siswa-siswi SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo dalam melafalkan ayat suci Al-Qur'an, silakan mendownload (gratis), anda tinggal klik di link berikut:

Dipersembahkan oleh SDMT Ponorogo, download

Wednesday, 4 August 2010

Koleksi Naskah Drama

Berikut ini merupakan koleksi naskah drama yang saya tulis. Sebagian besar sudah pernah dipentaskan. Jika anda menginginkan untuk mendownloadnya, untuk dipentaskan maupun hanya untuk tambahan koleksi, kami persilakan dengan GRATIS dan sudah dalam format word.
Saya merasa apa yang telah tertulis masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran sangat saya harapkan, dengan memberi komentar. Terima kasih.
Berikut adalah link DOWNLOADnya:
2. Lutung Kasarung (Modifikasi cerita)
3.  Opera anak: Senyum Untuk Masa Depan.
4. Malin Kundang (Opera SDMT Ponorogo) 
5. TAHI HATI 
 Silahkan DOWNLOAD, jika anda berniat untuk mementaskannya, tenang saja, saya tak kan menuntut royalti... Hanya saja saya minta copy video pementasan. Terima kasih.

Tuesday, 22 June 2010

"Malin Kundang" dalam OPERA

Panggung Ekspresi yang ke-6 SD Muhammadiyah Terpadu Ponorogo akan kembali beraksi, tepatnya tanggal 24 Juli 2010. Konsepnya tetap sama dengan tahun lalu, yaitu sebuah OPERA, yang menampilkan paduan Musik, Tari, Pantomim, Beladiri dan sebagainya dalam sebuah alur cerita.Pada tahun ini, sutradara mengangkat cerita rakyat dari Sumatra, yaitu Malin Kundang, alasan pemilihan cerita ini adalah karena kisah anak durhaka ini dianggap cocok sebagai referensi anak-anak untuk lebih berbakti kepada orang tua.Latihan telah dimulai sejak Senin, 21 Juni 2010 kemarin, yang saya bina langsung. Naskah saya tulis dalam waktu 2 hari. Kesulitan penulisan naskah terletak pada konsep, bagaimana caranya supaya naskah yang bisa dibilang agak panjang ini sesuai dengan kemampuan pemain, dalam hal ini siswa-siswi SD.Saya sebagai sutradara dalam OPERA ini merasa optimis melihat semangat anak-anak yang LUAR BIASA.Baru dua hari latihan saja sudah ada yang berani latihan lepas naskah.Semoga OPERA:Malin Kundang 2010 SDMT PONOROGO, SUKSES!!!

Monday, 21 June 2010

MALAM JAHANAM

Alahamdulillah, Pentas Produksi IX Teater Yakuza54 Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 19 Juni 2010 kemarin yang saya sutradarai alhamdulillah berjalan lancar. Walaupun masih terdapat kekurangan disana-sini, semua adalah proses belajar. Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus organisasi Teater Yakuza54 UMP yang mempercayakan saya sebagai sutradara pada Pentas Produksi yang ke-sembilan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantuu secara materiil dan spirituil atas proses produksi dari "nol" sampai klimaks. 
Ucapan terima kasih secara khusus saya persembahkan untuk: Sasya (Istri tercinta), Arim Kamandaka, Irfan "Gonot", Bang MOmon, Kang Jabrik (Penata Musik), Rohmat DW "Hawik" (Lighting), Para pemain: Dwi sutekle (Mat Kontan), Amri (Soleman), Ika (Paijah), Andik (Utai), Salis (Tukang Pijat), dan teman-teman teater se-Ponorogo.

Monday, 14 June 2010

PENTAS PRODUKSI IX TEATER YAKUZA 54 UMP

Lakon                   :     Malam Jahanam
Naskah Karya      :     Motinggo Boesjie
Sutradara              :     Ali Mustofa

Ponorogo is "Me": Meruang waktukan Seni Rupa


Pada Hari Minggu, 13 Juni 2010, tepatnya di depan gedung DPRD Kabupaten Ponorogo. Hiruk pikuk Kota Ponorogo dan panasnya suhu perpolitikan yang lumayan memelontoskan perpolotikana,  membangkitkan ide kreatif para Seniman Rupa yang tergabung dalam "Kelompok Air". Coretan kanvas yang luar biasa, yang menunjukkan kemahiran sang Maestro, sebut saja namanya: Z. Mustofa. Yang memajang hasil karyanya tak kurang dari 9 karya. Lukisan-lukisan yang beliau pampang di terik mentari itu adalah: Pelukis Negara, Ismaya, Bunga Merah Putih, Sang Benalu, Pluralisme, Indahnya Ponorogo,Singgasana yang congkak, Ponorogo semestinya, dan Kebijaksanaan. Acara tersebut bertajuk: GERAKAN 13 JUNI, MERUANG WAKTUKAN SENI RUPA.Namun, acara yang di gelar dari pagi sekitar Pukul 09.00 yang dibuka dengan pemotongan "kawat " (sudah tak musim potong pita) oleh Bapak Z. Mustofa tersebut juga dimeriahkan oleh layang-layang dan alunan musik indah yang menyejukkan di tengah-tengah "kecongkakan". Teruslah berkarya Bopo, SALAM BUDAYA.

Friday, 11 June 2010

Ariel "Peterrocanthropus", Luna Mayaa..aat, Cut Tarii...iiik Mang...

Sudah pekak kuping saya mendengarkannya, kenapa nama-nama orang yang seperti itu yang muncul. Di setiap saya mampir warung kopi, yang ada hanya Luna, Ariel, Cut Tari dan sebagainya... Kenapa bukan Cut Nyak Dien atau apa..... Belum selesai telinga pekak, mata sudah kembali "cegeh", setiap membuka internet, di setiap perbincangan dan sudut info yang ada hanya "bekathik-bekathik" itu lagi. Sampai-sampai, saya pun terbawa arus, hingga memposting tulisan tentang mereka. Banyak yang berselisih tentang keaslian video tersebut. Terserah apa kata mereka, menurut saya, "tak ada asap kalau tak ada api", tak mungkin tersebar video yang "???" tersebut kalau memang si "pelaku" sendiri tidak membuat sebuah detonator yang mampu meledakkan sebuah boom yang benar-benar "booming" tersebut. Salah sendiri mau jadi artis??? "gitu aja kok repot....". Bagaiamana menurut anda???

Thursday, 10 June 2010

Siapakah Pendiri "Facebook"?

TAK KENAL MAKA TAK SAYANG...
Siapa yang tidak kenal facebook? Sebelum kita terjerumus terlalu dalam, ada baiknya kita ketahui dulu, siapakah subjek yang mendalangi ter"cipta"nya jejaring sosial yang fenomenal tersebut. Berita ini kami dapatkan dari http://esqmagazine.com. Semoga hal ini bermanfaat.

Sebuah misteri besar terungkap saat pendiri Facebook diwawancarai oleh Kara Swisher dan Walt Mossberg dari All Things Digital, di konferensi D8 di Rancho Palos Verdes, California. Rahasia itu justru terbuka secara tak sengaja. Saat dihujani pertanyaan mengenai privasi, keringat Zuckerberg mengucur deras sehingga ia pun melepas jaket tudungnya yang selama ini selalu menutupi kepalanya..Ternyata jaket itu menarik perhatian Kara Swisher, karena di dalam jaket itu terdapat simbol bergambar lingkaran beserta anak panah yang menuju ke enam penjuru arah mata angin. Di titik pusat keenam anak panah itu, terbentuk lambang bintang daud."Apa ini, apakah kamu ikut semacam pemujaan setan," kata Kara Swisher sambil melihat jaket milik Zuckerberg, dikutip dari situs SFWeekly.Swisher juga menambahkan bahwa gambar di jaket itu mengingatkan dia pada simbol illuminati. Sementara situs Gawker.com menambahkan bahwa simbol itu juga mempresentasikan wajah iblis Beelzebub pada mitologi Yahudi.Zuckerberg sendiri sudah banyak diketahui sebagai anak keturunan dari pasangan keluarga Yahudi-Amerika, Edward dan Karen Zuckerberg. Saat kuliah di Di Harvard, pria yang kini berusia 26 tahun itu, juga bergabung dengan Alpha Epsilon Pi, sebuah organisasi persaudaraan Yahudi.Namun, menurut sumber SF Weekly, belum ada bukti-bukti yang cukup kuat bahwa terdapat ritual-ritual rahasia semacam yang dilakukan oleh kelompok illuminati, di Facebook.Logo tersebut hanya digambarkan sebagai pernyataan misi tak resmi Facebook, karena tulisan di gambar itu senada dengan apa yang selalu ditekankan oleh Zuckerberg. "Facebook, Making the World Open dan Connected."Namun, jaket tersebut keburu menghebohkan. Menurut laporan dari TechCrunch, salah seorang yang juga memiliki jaket yang sama persis, melelangnya lewat eBay."Ini adalah edisi terbatas, cuma dimiliki oleh karyawan. Saya diberikan jaket ini oleh salah seorang karyawan Facebook, namun sekarang bisa Anda miliki," kata pelelang jaket ini di eBay.Sampai berita ini diturunkan, jaket ini sudah ditawar seharga US $1,525 atau sekitar Rp 14 juta. Semakin jelas kan, siapa di belakang Facebook



Wednesday, 9 June 2010

ESQ

Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup Anda.Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati. Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses.Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.

Looking for best Information

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Ali_Mustofa | cheap international calls